Tegas, Shin Tae-yong Tolak Toleransi di Timnas Indonesia


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dikabarkan menolak adanya toleransi di dalam skuadnya.

Toleransi yang dimaksud di sini adalah kesalahan para pemainnya dalam melakukan menyerang dan bertahan saat bertanding.

Oleh karenanya, mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu terus mengasah kemampuan anak-anak asuhnya dalam latihan persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

"Kami latihan bertahan, termasuk 'small sided game'," buka Shin Tae-yong.

"Tujuannya supaya pemain bisa lebih bagus dalam posisi bertahan dan menutup pergerakan lawan dengan cepat," lanjutnya.

"Harapannya, mereka tidak boleh melakukan kesalahan usai menyerang dan bertahan," tegasnya.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong meminta kepada anak asuhnya untuk berkonsentrasi dan fokus sepanjang pertandingan.

Tak hanya itu saja, Shin Tae-yong juga meminta kepada skuad Garuda agar selalu berkomunikasi di lapangan saat bertanding.

"Komunikasi harus terus dibangun lebih baik lagi," jelasnya.

"Pemain mesti bisa bicara lantang, tegas dan jelas di atas lapangan. Memanggil temannya saat ingin meminta bola dan melihat posisi rekan yang kosong," tambah Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia sendiri akan menjalani tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya berlangsung terpusat di UEA pada 3-11 Juni 2021.

Di Grup G, skuad Garuda akan melawan Thailand pada 3 Juni 2021, lalu Vietnam pada 7 Juni 2021 dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021.(Ant)

https://www.genpi.co/sport/105870/brutal-shin-tae-yong-tolak-toleransi-di-timnas-indonesia