Rajin Sedekah Tapi tak Sholat, Apakah Bisa Dapat Pahala?

Gambar Ilustrasi Sedekah (Istimewa)

Bagaimana pahala seseorang yang suka sedekah tapi tidak pernah sholat? Begini penjelasan Buya Yahya.

Sholat dan sedekah merupakan ibadah yang sama-sama memiliki kebaikan dan bernilai pahala.

Namun, sholat hukumnya wajib, maka jika ditinggalkan akan berdosa.

Sementara sedekah ialah sunnah atau diajurkan, namun hukumnya bisa menjadi wajib jika seorang muslim telah mampu dan berkecukupan.

Apakagi sedekah mendatangkan manfaat dan pahala yang luar biasa.

Maka, seorang muslim diwajibkan untuk mengerjakan sholat dan bersedekah sebagai tambahan amal kebaikan.

Akan tetapi, bagaimana dengan seseorang yang suka sedekah namun tidak pernah sholat?

Apakah orang tersebut tetap mendapatkan pahala dari sedekahnya?

Berikut penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

"Saya pernah baca hadist bahwa sedekah akan menghapus segala kesalahan, yang mau saya tanyakan gimana sedekah bisa diterima sementara sholat nggak pernah bahkan sering ditinggalkan?

Sementara saya pernah baca juga di buku tentang sholat, apabila sholatnya diterima maka amalan yang lain akan mengikuti semuanya.

Jadi saya bingung untuk menyeimbangkannya antara buku yang saya baca, mohon pencerahannya," tanya seorang jemaah.

"Orang sering bingung melihat hadits itu karena dia jauh dari mengamalkannya, gambarnya di matanya apa sedekah lalu tidak sholat, sementara ada hadits tentang sholat adalah amalan pertama yang diterima," terang Buya Yahya.

"Kalau bagi anda nggak bingung, anda ahli sedekah kemudian anda ahli sholat, selesai, yang bingung adalah orang yang tidak punya amal kan begitu," tambahnya.

"Maksudnya begini mana yang saya utamakan sedekah atau sholat?

Sholat kewajiban anda laksanakan dong sholat anda, kalau untuk diri anda aneh, maksudnya diri kita sendiri kita menimbang, saya antar sedekah dengan sholat berarti kita nggak bener," jelasnya.

"Sedekahlah anda, sholatnya gimana? Sambil berjalan dong sholatnya.

Tapi belum bisa istiqomah? Ya nggak apa-apa, semoga dengan sedekahnya nanti kita bisa sholat," imbuhnya.

Buya Yahya menuturkan bukan berarti kita bisa memilih antara sedekah dan sholat mana yang lebih utama.

Maka, Buya Yahya menegaskan jika sholat adalah wajib.

"Kalau berbicara tentang keutamaan, sholat adalah wajib, sedekah adalah amal baik, kalau untuk diri anda sendiri sebisanya apa yang bisa anda lakukan bebruat baik dulu, sedekahlah dulu, lalu minta doa supaya bisa sholat," jelas Buya Yahya.

"Anda sedekah kepada orang sholat, biar besok bisa sholat, bukan langsung banding-bandingin hadits saja, anda ndak mengamalkan salah satunya, nggak ada gunanya, ambil salah satunya, amalkan segera, nanti anda akan ketemu judulnya sholat atau sedekah," sambungnya.

Maka dalam hal ini, Buya Yahya menerangkan lebih baik mengamalkan ketimbang membandingkan haditsnya.

"Bukan kita bandingkan hadits ini, anda hanya timbang-timbang amal bukan mengamalkan makanya jadi bingung, sudahlah anda sedekah InsyaAllah diterima oleh Allah, sholat anda segera dibangun sholatnya," terang Buya Yahya.

Kemudian, Buya Yahya pun memberikan nasehat jika menilai orang lain dengan menilai yang positif bukan negatif.

Misalnya ada orang sedekah tapi tidak sholat, apakah sedekahnya diterima?

InsyaAllah diterima, sholatnya? Jadi sebab masuk neraka.

"Jangan bilang sedekah banyak tapi nggak sholat, lah anda ini ngerusak orang, coba anda dengan akal sehat jika ada tiga orang yang pertama dia sedekah tapi nggak sholat, yang kedua sholat tapi nggak sedekah, yang ketiga nggak sholat dan nggak sedekah, mana yang paling jelek?," tuturnya.

"Yang nggak sholat dan nggak sedekah, orang sudah sholat anda caci maki, anda kan membingungkan, dia sedekah tapi nggak sholat, ya semoga dengan sedekahnya dia bisa sholat," imbuhnya.

Buya Yahya juga menegaskan jika ada orang yang berbuat baik hendaknya diambil positifnya bukan malah mengatakan hal buruk.

"Jadi kalau anda melihat orang lain, lihat nilai positifnya, semoga sedekahnya diterima oleh Allah Subhanahuwata'ala, kemudian semoga dengan sedekahnya dia bisa sholat seperti itu," tutur Buya Yahya.

"Jadi kalau baca hadits jangan sepotong-potong, padukan dua-duanya, kalau sepotong-potong nanti mila-milih, nggak sholat dan nggak sedekah, artinya apa? Neraka paling dalem," jelasnya.

"Akan tetapi mulailah kebaikan yang anda bisa lakukan, sebab dalam beragama itu tidak ada yang sempurna, yang bisa memulia dengan sedekah, sedekahlah, yang belum sholat besok InsyaAllah sholat, mulailah dengan kebaikan, kemudian kebaikan akan menarik kebaikan lainnya," tukasnya.