Aurel Hermansyah Tak Kuat Menahan Air Mata Saat Ibunda Atta Halilintar Sampaikan Pesan


Menikahnya Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar, tentu membawa angin segar bagi keluarga mereka berdua.

Bahkan, setelah Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah menikah, hubungan keduanya semakin dekat dengan Krisdayanti.

Bahkan baru-baru ini, terlihat Krisdayanti yang dengan raut wajah bahagia datang mengunjungi rumah Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Selain itu, Atta Halilintar juga berencana akan membuat projek bersama dengan Krisdayanti dan tentu saja sang istri tercinta, Aurel Hermansyah.

Krisdayanti, ternyata bukan hanya menjalin kedekatan dengan Atta Halilintar, namun juga dengan keluarga besannya itu.

Hal tersebut terlihat dari unggahan Lenggogeni Faruk yang merupakan ibunda Atta Halilintar.

Unggahan Lenggogeni Faruk saat video call bersama Krisdayanti, Atta Halilintar, dan Aurel Hermansyah. Tangkap layar Instagram.com/@genifaruk

Lenggogeni Faruk pada Kamis, 5 Agustus 2021, mengunggah foto yang menunjukkan dirinya bersama suami tengah melakukan video call dengan Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, dan tentu saja Krisdayanti.

Mengharukan, terlihat jelas Aurel Hermansyah yang sampai menitikkan air mata saat melakukan video call tersebut.

“Momen haru bersama keluarga besar Mimi KD @krisdayantilemos, @aurelie.hermansyah, dan @attahalilintar,” tulis Lenggogeni Faruk seperti yang dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Instagram @genifaruk pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Lenggogeni Faruk menyampaikan pesan terkait dengan kemerdekaan pada unggahannya tersebut.

“Bulan merdeka. Kemerdekaan itu rahmat, tiada kemerdekaan tanpa Maha Kuasa Allah,” ujar Lenggogeni Faruk.

“Penjajah pun terjadi sekian lama dengan izin Allah Yang Maha Kuasa. Kedua keadaan, merdeka atau terjajah adalah peluang untuk meraih rahmat Allah Yang Maha Besar, dan Luas,” kata Lenggogeni Faruk.

Lenggogeni Faruk mengatakan, ketika kita sedang dijajah maka kita mendapatkan hadiah yang berupa kesabaran.

“Ketika dijajah mendapat hadiah sabar,” kata Lenggogeni Faruk.

Adapun ketika berhasil mendapatkan kemerdekaan, kita semua akan mendapatkan pelajaran syukur.

“Ketika merdeka, mendapatkan hadiah syukur. Sabar dan syukur adalah sifat orang-orang yang disayang Allah,” ujar Lenggogeni Faruk.***