Dinar Candy Ngaku Menyesal Pakai Bikini Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka


Dinar Candy awalnya begitu percaya diri saat berniat mengenakan bikin di pinggir jalan. Namun setelah diciduk polisi, DJ yang kerap berpenampilan vulgar kemudian mengaku menyesal.

Penyesalan itu disampaikan pengacara Dinar Candy, Acong Latief usai mendampingi kliennya di Polres Metro Jakarta Selatan.

Dinar Candy. (MataMata.com/Ismail)
Dinar Candy. (MataMata.com/Ismail)

"Yang jelas kalau Dinar sekarang ya menyesal melakukan seperti itu. Menyesal atas perbuatannya," kata Acong Latief.

Seperti diketahui, Dinar Candy beralasan melakukan hal tak senonoh sebagai bentuk protes terhadap perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Yang jelas Dinar melakukan itu adalah bentuk aspirasi yang mau disampaikan. Sebagai penolakan perpanjangan PPKM itu tujuannya. Sebagai bentuk ktirik bahwa dia salah satu orag yang kena dampak," ucap Acong Latief.

Acong meyakini, sahabat Nikita Mirzani itu bukan satu-satunya orang yang terkena dampak PPKM. Hanya saja cara menyampaikan berbeda-beda.

"Tapi yang jelas siapapun kalau perut dia lapar akan melakukan apapun untuk dia kenyang itu yang Dinar rasakan. Banyak kok ada yang bunuh diri karena PPKM. Artinya ini adalah dampak yang membuat dia stres," tuturnya.

Dinar Candy yang memiliki nama asli Dinar Miswari itu diciduk polisi di rumah temannya di kawasan Fatmawati pada Rabu (4/8/2021) pukul 21.30 WIB. Dia resmi ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan pornografi. 

Sempat ditahan selama semalaman, polisi kemudian melepaskan perempuan 28 tahun itu. Dinar Candy dianggap kooperatif selama pemeriksaan, namun ia harus melakukan wajib lapor.

Aksi Dinar Candy berbikini di jalan sebagai reaksinya atas PPKM yang diperpanjang. Perempuan berdarah Sunda ini mengaku stres karena kebijakan pembatasan berkegiatan tersebut. 

Kendati begitu, Dinar Candy meminta agar apa yang dilakukannya tak dicontoh siapapun. 

Unggahan itu rupanya tak berlaku lama. Sebab dipantau Kamis (5/8/2021) postingan Dinar Candy berbikini sudah tidak ada.

Matamata.com