Merasa Sakit Hati, Ashanty Ogah Beri Bantuan Lagi ke Mantan Anak Asuhnya Yang Alami Musibah



Penyanyi Ashanty belum bisa memutuskan untuk kembali memberikan bantuan untuk mantan anak asuhnya, Muhammad Saputra alias Putra.

Pasalnya, Ashanty sempat sakit hati lantaran kebaikannya dulu, justru dibalas perbuatan tak menyenangkan.

Kini, saat Putra meminta bantuan lantaran rumahnya terbakar, istri musisi Anang Hermansyah itu pun tampak enggan.

Kolase Ashanty (kiri) dan mantan anak asuhnya, Muhammad Putra, Kamis (26/8/2021).
Kolase Ashanty (kiri) dan mantan anak asuhnya, Muhammad Putra, Kamis (26/8/2021). (Capture YouTube Intens Investigasi, TribunJakarta.com/ Jaisy Rahman Tohir)

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Jumat (27/8/2021), kebakaran terjadi di Kampung Pemulung Bintaro, Pondok Aren, Tangeran Selatan.

Api melalap habis sekitar 100 rumah-rumah semi permanen yang ada di lokasi tersebut.

Tak terkecuali rumah Putra, mantan penjual cilok yang pernah menjadi anak asuh Ashanty.

Putra selamat dari peristiwa nahas yang terjadi pada Rabu (25/8/2021), dini hari tersebut.

Namun, ia tak lagi memiliki harta benda lantaran ikut hancur dalam kebakaran.

Putra pun berharap Ashanty bisa kembali membantu dan berdonasi untuk warga.

"Ya pinginnya sih ngebantu buat ekonomi keluarga sini lagi," ujar Putra.

"Kalau bunda benci sama Putra, jangan mandangnya Putra, mandangnya warga sini."

Sementara itu, dilansir kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (26/8/2021), Ashanty mengaku belum mengambil sikap.

Ia prihatin dan terkejut dengan peristiwa kebakaran itu.

Apalagi, ini bukan kali pertama rumah Putra pernah terbakar.

"Pasti kaget, belum tahulah kita gimana nanti belum tahu ya, tapi yang pasti kita juga kaget," tutur Ashanty.

Berkaca dari pengalaman lalu, Ashanty menganggap bahwa Putra sudah banyak mendapat bantuan.

Pasalnya, pihak LBH Keadilan, Abdul Hamid yang pernah menggugatnya bersama Putra, sempat mengatakan bocah tersebut memiliki donatur lain selain Ashanty.

Oleh sebab itu, Ashanty merasa Putra saat ini sudah berada dalam posisi yang aman.

"Terakhir yang aku lihat dengan masalah yang kemarin kakaknya ada presscon itu kan berarti dia katanya sudah di pihak yang aman ya, yang sudah dibantu, akan di sekolahkan dan lain-lain," beber Ashanty.

"Jadi menurut aku sih pasti insyaallah dia sudah aman."

"Ya kita saling mendoakan saja," tandasnya.

Diketahui, Ashanty sebelumnya sempat bermasalah dengan Putra dan keluarganya.

Ia dituding menarik uang bantuan dan menelantarkan sang anak angkat.

Bahkan, Ashanty dituduh hanya memanfaatkan Putra untuk konten YouTube.

Padahal, Ashanty betul-betul iba dengan mantan penjual cilok tersebut.

Ia juga membiayai sekolah bocah tersebut ke sebuah pesantren ternama.

Sembari membeberkan bukti-bukti, Ashanty mematahkan tudingan pihak Putra.

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 07.44:

Ashanty Sakit Hati atas Tudingan Putra

Ashanty mengaku sakit hati atas tuduhan terhadapnya terkait anak angkatnya, Putra.

Istri Anang Hermansyah itu dituduh telah menelantarkan Putra dan melakukan pembohongan publik.

Bahkan ia dituding hanya memanfaatkan bocah mantan penjual cilok itu untuk kepentingan konten semata

Tudingan tersebut muncul dari pihak LBH Keadilan, pengacara Abdul Hamid yang mengaku membela hak Putra.

Ashanty, tampak menyayangkan tuduhan tersebut kepadanya.

Pasalnya, tujuannya mengangkat Putra sebagai anak pada 2019 adalah untuk menolong.

"Karena saya melihat kondisi dia yang memprihatinkan, saya punya niat baik untuk menolong, kenapa sekarang saya yang jadi korban," ungkap Ashanty dikutip TribunWow.com dari Starpro, Senin (8/2/2021).

"Jadi kalau enggak tahu apa-apa, yang melakukan pembohongan publik, menuduh, bapak bisa datang," imbuhnya geram.

Ashanty seolah tak menampik bahwa telah angkat tangan terhadap Putra.

Bahkan, uang pangkal sekolah Putra di pesantren dialihkan ke anak lain.

Alasannya, lantaran Putra sudah dari awal tidak betah dan ingin keluar dari pesantren tersebut.

"Anak ini minta keluar berkali-kali, sampai terakhir kali kita alemin akhirnya kita juga punya batas kesabaran," kata Ashanty.

"Kenapa terakhir saya ikhlaskan, karena dia bilang saya selama ini menjadikan dia konten," sambungnya.

Tudingan Ashanty yang hanya menjadikan Putra untuk kepentingan konten dirasa kurang masuk akal.

Sebab bila memang tujuan keluarga Hermansyah demikian, Putra tidak akan ditempatkan di sekolah yang jauh.

"Kalau saya jadikan konten, saya suruh tinggal di rumah," tutur Ashanty.

"Ngapain saya sekolahin dia 3 jam dari sini, dan di pesantren yang berbayar, yang bagus, yang bonafit, niat saya hanya membantu."

"Dan sebelum ada YouTube, ada anak dari Sumba namanya Yesti yang saya bantu, kita kalau ngomongin begini kan jadi mengungkit hal-hal (yang tidak perlu)," sambungnya.

Ashanty pun mengaku sakit hati atas tuduhan yang menyerangnya.

Apalagi, ia telah menganggap Putra seperti anaknya sendiri.

"Jujur pasti sakit hati lah, di saat kita ikhlas membantu orang kok begini ya balasannya, udah saya anggap anak sendiri," pungkasnya. (TribunWow.com/ Via/ Rilo)


Tribunwow.com