Dokter Bantah Pendarahan Di Otak Tukul Arwana Dikaitkan Dengan Vaksin, Begini Kondisi Terbarunya



Presenter Tukul Arwana harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (22/9/2021).

Tukul Arwana diduga mengalami pendarahan di otak hingga tak sadarkan diri.

Padahal, Tukul Arwana lima hari sebelumnya dikabarkan menjalani vaksin Covid-19.

Kolase foto Tukul Arwana pada Sabtu (25/9/2021).
Kolase foto Tukul Arwana pada Sabtu (25/9/2021). (TribunWow.com)

Berbagai isu langsung bermunculan setelah Tukul Arwana mengalami kejadian tersebut.

Banyak tudingan vaksin menjadi penyebab kondisi Tukul Arwana semakin memburuk.

Melalui kanal YouTube Star Story, Minggu (26/9/2021), anak Tukul Arwana, Egha Prayudi dan sang manajer Rizky Kimon angkat bicara terkait hal tersebut.

Egha Prayudi menegaskan bahwa penyakit Tukul Arwana bukan karena vaksin.

Bahkan, Egha Prayudi juga sempat konsultasi dengan dokter demi membantah isu miring tersebut.

Tim dokter yang merawat Tukul Arwana menegaskan bahwa penyakit tersebut tak ada hubungannya dengan vaksin.

Rizky Kimon beranggapan serupa dengan Egha Prayudi terkait kabar miring itu.

"Jadi kemarin saya sempat juga ditanya wartawan terkait hubungan antara penyakitnya ayah dengan vaksinasi," terang Egha Prayudi.

"Jadi saya sudah koordinasi dengan tim dokter juga, tidak ada hubungannya sama penyakit yang diderita sama ayah," imbuhnya.

"Kami tegaskan dari keluarga besarnya Mas Tukul, bahwa sakitnya beliau tidak ada hubungannya dengan vaksinasi," tambah Rizky Kimon.

Tak berhenti di situ saja Egha Prayudi juga membeberkan kondisi Tukul Arwana saat ini.

Egha Prayudi mengatakan bahwa kondisi Tukul Arwana semakin membaik.

Kendati demikian, Tukul Arwana belum bisa makan secara normal.

Tukul Arwana masih membutuhkan bantuan alat infus untuk mendapatkan nutrisi dari makanan.

"Saat ini kan masih pakai infus, jadi enggak ada makanan masuk dari mulut," terang Egha Prayudi.

"Masuk nutrisinya tuh dari infus," tandasnya.

Rizky Kimon yakin Tukul Arwana akan segera sembuh dari penyakitnya.

Mengingat, kondisi Tukul Arwana terus mengalami perkembangan.

"Kami optimis beliau cepaessnya semakin baik," kata Rizky Kimon.

Lihat videonya dari menit ke 05.50:

Direktur RSPON Langsung Angkat Bicara soal Kabar Miring

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional,  Dr Mursyid Bustami menyebut bahwa vaksin bukan menjadi pemicu memburuknya kondisi Tukul Arwana.

Dikutip TribunWow.com dari Grid.id pada Jumat (24/9/2021), Mursyid Bustami menjelaskan bahwa penelitian belum ada yang menyebut vaksin berisiko terjadinya stroke atau pendarahan.

Bahkan, Mursyid Bustami menegaskan bahwa vaksin tidak ada hubungannya dengan kejadian yang dialami Tukul Arwana.

"Berkaitan dengan beberapa berita yang beredar, ada hubungan kah antara stroke pendarahan dengan vaksin? Tidak ada," kata Mursyid Bustami.

"Apapun merk vaksinnya, belum ada yang mengatakan bahwa ada risiko terjadinya stroke pendarahan akibat vaksin," tambahnya.

"Ini perlu kami klarifikasi. Secara ilmiah pun tidak ada hubungannya. Barangkali itu klarifikasi dari kami," jelasnya.

Pembawa acara yang juga komedian Tukul Arwana ditemui usai mengisi acara Konser Ayu Ting Ting Kamu Kamu Kamu di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017).
Pembawa acara yang juga komedian Tukul Arwana ditemui usai mengisi acara Konser Ayu Ting Ting Kamu Kamu Kamu di MNC Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017). (KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung)

Mursyid Bustami membeberkan efek samping dari vaksin Covid-19.

Menurut penuturan Mursyid Bustami, vaksin Covid-19 hanya menimbulkan gejala sakit ringan.

"Efek penyuntikan memang beberapa orang mengalami demam beberapa hari, rasa nyeri di bekas suntikan, itu efek biasa," ucap Mursyid Bustami.

"Dan akan hilang, tidak akan menimbulkan dampak sama sekali," tandasnya.

Sedangkan untuk penyakit dari Tukul Arwana, Mursyid Bustami memilih bungkam.

Pasalnya, Tukul Arwana memiliki hak untuk merahasikan penyakitnya.

"Tidak bisa kami sampaikan, karena berkaitan dengan rahasia medik pasien kita, kami sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Mursyid Bustami.

"Kami tidak akan menyampaikan mengenai kondisi pasien," tandasnya.

TribunWow.com