Dokter Bedah Saraf Sebut Bahaya Penyakit Tukul Arwana, Pembuluh Darah Mengeras


Tukul Arwana masih berada di rumah sakit. Setidaknya ia butuh waktu tiga bulan untuk menjalani masa pemulihan.

Penyakit yang diderita Tukul Arwana memang cukup berat. Pasalnya, terjadi pendarahan di otak yang menyebabkan Tukul Arwana harus naik meja operasi.

Sejauh ini kondisi Tukul Arwana berangsur membaik. Ia sudah bisa memberikan respon meski hanya melalui kedipan mata dan gerakan tangan.

Namun demikian, dokter masih memantau dengan intens kesehatan Tukul. Pasalnya, bahaya penyakit yang diderita Tukul Arwana terbilang rawan, apalagi pembuluh sarah sudah mengeras karena dipenuhi kolesterol.

Tentang penyakit yang diderita Tukul Arwana, dokter spesialis bedah saraf, dr. Zainy Hamzah menjelaskan bahayanya.

"Pakde Tukul ini kena serangan stroke, dan stroke itu ada 2 jenis yakni penyempitan dan pendarahan. Kalau pendarahan pecah pembuluh darah di area otak," ujar dr. Zainy.

Sang dokter spesialis saraf juga menyebut elastisitas pembuluh darah orang-orang seusia Tukul memang sudah sangat berkurang.

Oleh karena itu, jika tekanan darah naik, maka pembuluh darah di otak Tukul Arwana tak bisa menahannya.

"Sehingga ketika tekanan darah melonjak tinggi, dia tidak bisa menahan elastisnya. Mungkin ada unsur darah tinggi, mungkin juga karena kekenyalan itu. Jadi pembuluh darahnya sudah mulai mengeras, dinding pembuluh darah itu penuh dengan kolesterol," ujarnya dikutip klikseleb.com dari Pikiran-Rakyat.com dalam artikel berjudul "Pembuluh Darah Tukul Arwana Mengeras, Nunung 'Mematung' Tahu Kabar Terbaru Sahabatnya, Ada Apa?".

Sebagai sahabat Tukul Arwana, Nunung pun ikut kaget mendengar kabar kondisi sahabatnya yang kini sedang terbaring di ICU.

Nunung merasa tak percaya jika Tukul Arwana yang dikiranya kuat justru sedang berjuang.

“Tentunya pertama pasti kaget ya, kayak gak percaya. Karena Mas Tukul itu orang yang hidupnya sehat,” ucap Nunung.

Apalagi semasa hidupnya, Tukul Arwana bisa dikatakan sangat jarang kedapatan sedang memeriksakan kesehatannya ke dokter.

"Dulu pas mas Tukul masih kumpul sama saya, dia kalau gak enak badan, dia cuman beli salonpas ditutupin di pusarnya. Dia nggak pernah pakai obat-obatan," kata Nunung lagi.

Maka dari itu, saat mendengar kondisi kesehatan Tukul Arwana, Nunung hanya bisa terdiam dan berdoa agar sahabatnya bisa lekas pulih.*** (Vidia Elfa Safhira/Pikiran-Rakyat.com)