Kisah Nyata Wanita Indonesia Ikut Aliran Pemuja Setan Illuminati, Kaya Mendadak Hingga Pesta Seks

Kisah nyata wanita asal Indonesia yang ikut sekte pemujaan setan Illuminati. /Galamedia.com/

Dalam kanal YouTube Hirotada Radifan yang suka membahas misteri dan teori konspirasi, pernah ada kisah yang membuat heboh mengenai wanita Indonesia yang sempat menjadi anggota pemuja setan Illuminati di Amerika Serikat.

Dalam segmen kisah misteri yang diliput LINGKAR MADIUN pada 18 Desember 2021, disebutkan bahwa Chika (nama samaran) adalah keturunan warga Indonesia asli yang lahir dan besar di Amerika Serikat.

Chika yang kala itu usianya baru 18 tahun memutuskan kuliah di jurusan Bisnis dan Manajemen di salah satu universitas terkemuka di Amerika Serikat.

Latar belakang keluarga Chika adalah agnostik. Agnostik adalah suatu pandangan bahwa ada atau tidaknya Tuhan dan hal gaib adalah suatu yang tidak diketahui atau tidak dapat diketahui.

Keluarga Chika percaya adanya Tuhan, tapi mereka tidak menganut agama apapun, sehingga Chika tumbuh dalam lingkungan yang tidak relijius sama sekali.

Suatu hari Chika mendatangi suatu pameran. Dia tertarik dengan salah satu kios aksesoris yang menjual yang benda-benda unik dengan lambang segitiga dan segienam.

Penjual kios aksesoris pun menawarkan Chika tiket konser band favorit yang diadakan di salah satu gedung terkenal di sana.

Chika pun menyanggupi, kemudian datang ke konser yang dijanjikan. Di sana, Chika bertemu dengan banyak orang terkenal dan kaya raya. Mereka memakai jas dan gaun di gedung tertutup yang eksklusif.

Menurut Chika, orang-orang yang ditemuinya memiliki kekayaan di atas rata-rata. Chika yang berkuliah di jurusan Bisnis dan Manajemen pun betah saat mengobrol mengenai perkembangan bisnis dan modal dari orang-orang yang ditemuinya.

Lambat laut, Chika sering bermain ke gedung eksklusif tersebut. Di sana dia selalu bertemu dengan pebisnis andal dan para pengusaha sukses.

Bahkan, salah satu pebisnis itu memberikan Chika modal besar untuk mengembangkan bisnisnya. Saat sudah akrab dengan orang-orang di sana, Chika diminta untuk datang ke sebuah ‘upacara penobatan’.

‘Upacara penobatan’ itu pun diceritakan sebagai seminar besar yang dihadiri orang-orang terpandang di Amerika.

Namun di akhir acara, Chika disuruh maju bersama 5 orang anggota baru untuk meneriakkan kata pemujaan ‘Hail Satan’ atau ‘Terpujilah Setan’ yang menjadi tanda sekte pemuja setan Illuminati.

Walau takut, Chika tetap bertahan di komunitas itu karena membutuhkan suntikan dana dari para pebisnis kenalannya.

Setelah itu, Chika dan 5 anggota baru disuruh duduk melingkar di atas gambar segienam lambang setan dan meminum cairan yang diduga dicampur darah.

Setelah itu, Chika menyebut bahwa semua usahanya lancar dan perekonomiannya meningkat pesat. Chika mengaku kekayaannya mengalir deras dan usahanya berhasil dalam waktu singkat.

Tapi, Chika merasakan dirinya tidak pernah tidur nyenyak di malam hari sejak meminum minuman aneh tersebut. Chika merasa ada orang mengawasinya ketika tertidur.

Chika bercerita bahwa kekayaan dan uang yang didapat sejak ikut sekte pemuja setan itu harus dibayar dengan harga yang mahal.

Chika dipaksa harus melakukan pesta seks dengan para anggota lainnya di depan altar.

“Saya langsung pergi dari sana ketika disuruh pesta seks dengan sesama anggota,“ ungkap Chika.

Chika pun tidak pernah mengunjungi gedung pertemuan itu lagi serta menghilangkan semua nomor kontaknya.

Keluarga Chika pun marah besar saat mengetahui anaknya ikut perkumpulan pemuja setan demi kesuksesan bisnis.

Chika pun menjadi pemurung dan tidak mau bertemu dengan banyak orang. Walau Chika sudah memblokir dan menghapus kontak anggota Illuminati. Namun, anggota sekte pemuja setan itu terus-menerus meneror Chika dan keluarganya.

Hingga pada suatu saat, Chika memberanikan diri keluar dan naik taksi ke suatu tempat. Chika pun kaget, ternyata supir taksi itu mengenalinya.

“Waktu itu aku naik taksi, ternyata si supirnya ngenalin aku. Dia bilang ‘Kemana saja, Chika? Dicariin sama anggota lain, tuh.’ Aku kaget banget,” cerita Chika.

Kejadian serupa itu sering terulang. Chika selalu diteror oleh orang asing yang ditemuinya di jalanan.

Karena tidak kuat karena teror yang terus-terusan dia dapatkan, Chika pun memutuskan pindah ke Indonesia.

Saat di Indonesia pun, Chika sering ditelepon orang asing yang diduga anggota Illuminati.

Lewat segmen cerita di kanal Hirotada Radifan, Chika mengingatkan penonton untuk tidak termakan bujuk rayu kekayaan singkat dengan berkorban sesuatu pada setan.

Chika juga mengatakan bahwa sekte pemuja setan Illuminati itu benar-benar ada dan berbahaya.

“Mereka beneran ada, bukan cuma cerita mitos doang. Mereka benar-benar besar komunitasnya, bahkan ada banyak tokoh artis dan tokoh terkenal jadi anggota,” pungkas Chika.***