4 Fakta Kemenangan Persebaya vs Persik

Ligaindonesiabaru.com
A-A+
Empat Fakta Kemenangan Persebaya lawan Persik Kediri



Berikut empat fakta kemenangan Persebaya vs PersikKediri, hujan kartu hingga kemarahan Javier Roca di pinggir lapangan.

Laga persebaya vs Persik Kediri digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (10/3/2022).

Pada laga tersebut, Persebaya Surabaya keluar sebagai pemenang usai pemain asing andalannya yaitu Taisei Marukawa mencetak gol penentu di menit ke-77.

Lalu apa saja Fakta-fakta menarik kemenangan Persebaya atas Persik? berikut Surya.co.id merangkumnya.

1. Hujan Kartu Kuning

9 kartu kuning harus keluar dari kantong wasit Darma Santoso Gulo.

Enam kartu kuning keluar untuk Persebaya Surabaya.

Pemain Bajol Ijo yang mendapatkan kartu tersebut antara lain Bruno Moreira, Taisei Alwi Slamat, Frank Sokoy, Koko Ari Araya, Rizky Ridho Ramadhani, Marselino Ferdinan.

Pelatih Persik Kediri Javier Roca meminta maaf timnya harus menerima kekalahan dari Persebaya Surabaya 0-1 dalam pertandingan pekan ke-30 BRI Liga 1 2021-2022 yang digelar di Stadion I Wayan Dipta Kamis (10/3/2022).
Pelatih Persik Kediri Javier Roca meminta maaf timnya harus menerima kekalahan dari Persebaya Surabaya 0-1 dalam pertandingan pekan ke-30 BRI Liga 1 2021-2022 yang digelar di Stadion I Wayan Dipta Kamis (10/3/2022). (Persik Kediri)

Sedangkan tiga kartu kuning lainnya diberikan pada pemain Persik Kediri.

Pemain-pemain tersebut adalah Samsul Arifin, Doinatan Machado De Oliveira dan Risna Prahalabenta.

Pertandingan sempat ricuh di menit ke-90 saat bek asing Persik melakukan tindakan tak terpuji pada Bruno Moreira.

Pemain kedua belah pihak pun sempat cekcok di lapangan.

Sebagai hasilnya, dua pemain Persebaya Surabaya mendapatkan kartu kuning.

Sementara satu kartu kuning ke Doinatan Machado. 

Pemberian kartu kuning itupun sempat mendapatkan kesalahpahaman di layar kaca.

Ini karena tertulis Frank Sokoy yang menerima kartu kuning lagi (dan seharusnya diusir karena sebelumnya sudah mengantongi satu kartu).

namun setelah melihat website resmi Liga Indonesia, pemain yang diberikan kartu adalah Marselino Ferdinan dan Alwi Slamat.

2. Taisei Marukawa Moncer Lagi

Usai melempem di dua pertandingan (lawan Arema FC dan Madura United), Taisei kembali berkontribusi positif dalam pertandingan yang dilakoni Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 25 tahun itu mencetak dua gol di dua pertandingan terakhir yaitu melawan Persita Tangerang dan Persik Kediri.

Tak tanggung-tanggung, gol tersebut menjadi penentu Persebaya mendapatkan poin.

Taisei Marukawa sat mencetak gol penentu kemenangan Persebaya lawan Persik
Taisei Marukawa sat mencetak gol penentu kemenangan Persebaya lawan Persik (Persebaya)

Di laga melawan Persita, gol Taisei menjadi penyama kedudukan dan membuat Bajol Ijo meraup setidaknya satu poin.

Kemudian yang terbaru melawan Persik Kediri, Taisei Marukawa yang masuk di babak kedua berhasil mencetak gol penentu kemenangan atas tim Macan Putih.

Pelatih Aji Santoso pun memuji penampilan pemain andalannya tersebut dan menyebutnya sebagai kartu truf bagi timnya.

"Saya sangat yakin Persik mulai dari awal mempersiapkan menghentikan aliran dari fleng kami dari Bruno dan Taisei, tetapi Taisei tidak saya pasang dari awal, dan saya menggantikan Valpoort dengan Samsul," ungkap Aji Santoso usai laga.

"Ketika lawan kondisi tidak se-fressh awal, saya memasukkan Taisei, Samsul dan Alwi, Alhamdulillah banyak menekan. Saya memasukkan Taisei Marukawa tepat sekali sehingga bisa cetak gol," tambahnya.

Dengan tambahan gol tersebut, Taisei Marukawa kini total mengemas 16 gol dan 9 assist di musim perdananya bermain di Liga Indonesia.

3. Penyelamatan Ernando dan Kemarahan Javier Roca

Di balik kemenangan tipis Persebaya Surabaya atas Persik Kediri, ada kefrustasian pelatih Javir Roca di pinggir lapangan.

Bagaimana tidak, pelatih tim berjuluk Macan Putih itu frustasi usai peluang emas menit akhir gagal berbuah gol penyama kedudukan.

Peluang tersebut didapatkan oleh Fitra Ridwan yang melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Namun tendangan itu mampu dimentahkan oleh kiper muda Persebaya Surabaya, Ernando Ari.

Ekspresi Kemarahan Pelatih Persik Kediri Javier Roca usai peluang emas menit akhir digagalkan kiper Persebaya Ernando Ari
Ekspresi Kemarahan Pelatih Persik Kediri Javier Roca usai peluang emas menit akhir digagalkan kiper Persebaya Ernando Ari (Twitter: Broadcast Bola)

Ekspresi kemarahan dari Javir Roca  pun tertangkap kamera.

Ia terlihat melempar botol berisi air minum ke tanah lapangan.

Peluang emas dari Persik Kediri rupanya bukan yang pertama digagalkan oleh Ernando Ari .

Setidaknya ada lima peluang yang berhasil diselamatkan penjaga gawang berusia 20 tahun tersebut sepanjang pertandingan. 

Gagalnya peluang Fitra Ridwan menjadi gol juga membuat Persebaya berhasil mengemas tiga poin penuh dengan kemenangan tipis 1-0.

Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut dicetak oleh Taisei Marukawa (77').

4. Alasan Persebaya di Posisi Kelima Meski Unggul H2H Lawan Arema FC

Kemenangan Persebaya Surabaya membuat persaingan papan atas klasemen masih ketat di empat pertandingan terakhir.

Persebaya kini mengoleksi 58 poin, menyamai raihan Arema FC dan Bhayangkara FC.

Taisei Marukawa Cs juga belum masih berada di bawah Arema FC meskipun masih unggul secara head to head maupun selisih gol.

Ini karena klasemen dihitung dari tiga tim yang memiliki poin yang sama yaitu Bhayangkara FC, Arema FC dan Persebaya Surabaya.

Bhayangkara FC:  7 Poin = 2 kali menang (lawan Persebaya), 1 kali imbang (lawan Arema FC) dan 1 kali kalah (lawan Arema FC)

AREMA FC: 5 Poin = 1 kali menang (Lawan Bhayangkara FC), 1 kali kalah (Lawan Persebaya), 2 kali imbang (Lawan Persebaya dan Bhayangkara)

Persebaya: 4 Poin = 1 Kali Menang (Lawan Arema FC), 2 kali kalah (Lawan Bhayangkara FC) dan 1 kali imbang (lawan Arema FC).

Perhitungan tersebut sudah diterapkan sejak tahun Liga 1 2017 silam. 

Dengan perhitungan poin tersebut, Persebaya masih berada di posisi kelima klasemen.

Sementara Bhayangkara FC yang masih memiliki satu tabungan pertandingan masih berada di posisi ketiga, disusul AREMA FC.

Jika Bhayangkara FC berhasil mendapatkan tambahan poin pekan ini, Persebaya Surabaya bisa merangsak ke posisi keempat klasemen.

Sementara Arema FC bakal berganti ke posisi kelima.

Surya.co.id