Bikin Timnas Indonesia Mengerikan, Shin Tae Yong Ditiru Malaysia

Langkah Shin Tae Yong hingga membuat Timnas Indonesia mengerikan dikabarkan ditiru oleh pelatih baru Malaysia, Kim Pan Gon.

Langkah Shin Tae Yong untuk mencoret penyerang asing di Timnas Indonesia dikabarkan akan ditiru oleh pelatih baru Malaysia, Kim Pan Gon.

Seperti diketahui, dalam lini serang, Shin Tae Yong dikenal lebih mengandalkan pemain lokal seperti Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, M Rafli, atau Hanis Saghara.

Sejak didapuk memimpin Timnas Indonesia pada akhir 2019, Shin Tae Yong melakukan perombakan dan jarang menggunakan pemain naturalisasi yang dulunya menjadi andalan lini depan yakni Ilija Spasojevic atau Beto Goncalves.

Tercatat hanya striker naturalisasi berdarah Indonesia, Ezra Walian yang sempat dipanggil oleh Shin Tae Yong pada Piala Piala AFF 2020.

Langkah tersebut pun mampu membuat Timnas Indonesia naik 15 peringkat dan kini bertengger pada posisi ke-160 ranking FIFA, sekaligus menggeser Singapura.

Melihat kekuatan Timnas Indonesia yang semakin mengerikan tampaknya menjadi inspirasi bagi Kim Pan Gon untu diimplementasikan pada Timnas Malaysia.

Kompatriot Shin Tae Yong tersebut diketahui telah mencoret nama penyerang asal Brasil, Guilherme de Paula yang sebelumnya menjadi andalan pelatih Tan Cheng Hoe.

Kendati demikian, Kim Pan Gon menegaskan bahwa langkah tersebut diambil bukan karena ada pengaruh maupun masalah dengan individu terkait, melainkan karena kebutuhan strategi.

"Seperti saya katakan, saya berprinsip tidak akan berkomentar soal individu. Saya lebih melihat kepada tactical dan strategi," ujar Kim Pan Gon kepada Metro, Kamis (10/3).

"Dan pemilihan ini perlu disesuaikan dengan permainan yang mau kita terapkan," imbuhnya.

Selain itu, Kim Pan Gon juga masih memanggil pemain-pemain naturalisasi Malaysia seperti Mohamadou Sumareh, Dion Cools, dan Liridon Krasniqi.

Sementara itu, pelatih yang baru didatangkan pada awal Maret tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah selesai memilih 30 pemain yang akan dibawa pada FIFA Matchday bulan Maret.

Namun, Kim Pan Gon menjelaskan masih akan terus memantau perkembangan para pemain termasuk pemain-pemain lain yang berlaga di Liga Malaysia untuk Kualifikasi Piala Asia 2023 pada Juni 2022 mendatang.

(*)